5 Tips Mengolah Daging Kambing Agar Tidak Prengus

Hari raya idul kurban tinggal menghitung hari, biasanya disaat seperti ini Anda mulai usik mencari resep-resep memasak daging kambing untuk olahan hari raya. Mempersiapkan diri menyambut hari raya ini dengan suka cita. Rasanya memang inilah saat tepat untuk kami berbagi tips mengolah daging kambing untuk bekal Anda di hari raya nanti.

Sayangnya saking asyiknya mencari resep untuk mengolah daging Anda lupa kalau tak hanya resep yang istimewa yang perlu Anda siapkan, tetapi juga teknik terbaik dalam mengolah daging kambing. Percuma memasak dengan resep yang unik kalai hasil akhirnya masih saja mengecewakan.

Sudah menjadi ciri khas daging kambing, memang selalu mengeluarkan aroma lebih prengus dari daging sapi. Aroma tajamnya bisa sangat mengganggu selera makan ketika tetap bisa tercium pada masakan. Itu sebabnya penting untuk Anda memastikan aroma prengus daging kambing sudah Anda hilangkan dulu sebelum Anda olah lebih lanjut menjadi masakan.

Padahal sebenarnya daging kambing termasuk jenis makanan favorit orang Indonesia, terbukti dari banyaknya jenis makanan olahan yang menggunakan daging kambing sebagai bahan utamanya. Tapi sebaik apapun resep yang Anda pilih untuk sajian hari raya nanti, tetap saja akan percuma kalau Anda tidak berhasil menghilangkan aroma prengusnya.
Itu sebabnya, pada kesempatan ini kami mencoba membantu Anda mengatasi masalah ini dengan 5 tips mengolah daging kambing supaya bebas prengus. Dan berikut ini tips-tips tersebut.

1. Pemotongan terpisah
Beberapa pakarkuliner percaya bahwa salah satu penyebab aroma prengus daging kambing berasal dari tangan. Tangan yang sudah memegang tanduk, darah dan kulit akan mencemari daging dan membuat daging beraroma lebih tajam. Jadi pastikan pisahkan petugas penyembelihan, penyayatan dan pemotongan. penyembelihan dan telah memegang tanduk kambing akan mencemari rasa dan aroma daging.

2. Cuci dan gantung
Bila Anda siap memasaknya saat itu juga, Anda bisa mencuci daging kambing secukupnya saja, jangan berlebihan, karena banyak pakar meyakini air berlebihan bisa menajamkan aroma. Kemudian gantung daging sampai relative tidak ada tetesan lagi sekitar 3 – 5 jam kemudian langsung masak, karena biasanya proses macam ini membuat daging kambing rentan dikerumuni bakteri salmonella.

3. Bungkus daun pepaya
Bila Anda tidak bermaksud untuk langsung memasak daging kambing tersebut, Anda bisa coba melumuri daging kambing dengan parutan nanas segar begitu daging sudah Anda cuci dengan air secukupnya dan Anda lap. Kemudian bungkus dengan daun pepaya tua dan simpan dalam lemari pendingin. Pembungkusan sekitar 12 – 30 jam cukup aman untuk proses ini.

4. Lumuri dengan kopi bubuk
Ambil 1 sendok makan peres kopi bubuk untuk ½ kilo daging kambing, lumuri merata daging kambing dengan kopi dan diamkan dalam wadah tertutup selama 20 menit, bersihkan dan tiriskan. Kopi memiliki kemampuan menyerap aroma termasuk aroma prengus.

5. Lumuri dengan mentimun
Tips mengolah daging kambing lain adalah dengan melumuri daging kambing yang sudah dibersihkan dan dilap tadi dengan cincangan mentimun. Diamkan daging yang sudah dilumuri mentimun tadi dalam lemari es selama 24 jam.

6. Rebus dengan arang
Arang diyakini memiliki sifat menyerap racun dan aroma. Jadi Anda bisa rebus daging kambing bersih bersama 2 bongkah arang besar untuk daging kambing 1 kg. Perebusan ini cukup singkat saja hanya sampai air mendidih dan daging tampak membentuk kulit mematang lalu tiriskan

Sudah tau kan tips mengolah kambing supaya tidak prengus? Sekarang Anda sudah mengatasi keluhan pertama dari daging kambing, tinggal bagaimana mengatasi daging kambing yang konon dikatakan susah empuk. Anda bisa temukan tipsnya di sini.


Resep Daging Kambing, Tips
Admin May 27, 2017 5

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *